Senin, 06 Agustus 2018

Faktor Penentu Perkembangan Bibit Durian Montong


Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Bibit Durian Montong

Bibit Durian,- Memulai budidaya bibit durian Monthong membutuhkan pengetahuan mendasar agar bibit bisa berkembang dengan baik. Ini sangat penting mengingat jarak mulai bibit durian Monthong ditanam hinggah berbuah butuh waktu hingga sampai 5 tahun lamanya. Selama itu, Anda perlu merawat bibit durian Monthong dengan benar sehingga dapat tumbuh subur hingga berbuah nantinya. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan oleh pembudidaya bibit durian Monthong antara lain seperti iklim, suhu udara, hingga sinar matahari.
bibit durian

Iklim yang Tepat bagi Bibit Durian Monthong

Durian Monthong adalah jenis tanaman tropis yang tumbuh di sekitar Asia Tenggara. Durian jenis ini berasal dari negeraa Thailand. Karena kesamaan iklim itulah bibit durian Monthong juga bisa tumbuh di sekitar garis katulistiwa seperti Indonesia yang beriklim tropis. Iklim tropis dengan curah hujan yang tinggi dan intensitas sinar matahari sepanjang tahun adalah lingkungan yang cocok untuk bibit durian Monthong. Maka tidak heran banyak sekali orang Indonesia yang membudidayakan bibit durian yang satu ini.

Suhu yang Tepat untuk Bibit Durian Monthong

Secara umum bibit durian Monthong cocok untuk ditanam di Indonesia. Namun untuk bisa subur dan berbuah dengan baik tanaman jenis ini membutuhkan suhu udara yang tepat. Mengetahui suhu yang pas untuk bibit durian Monthong adalah hal mendasar untuk kesuksesan budidaya tanaman berbuah harum satu ini. Suhu udara yang bisa mendukung pertumbuhan bibit durian Monthong adalah 25-35 derajat celcius. Suhu ini biasanya berada pada ketinggian 500 sampai 1000 meter di atas permukaan laut.

Perlu Sinar Matahari Maksimal

Meskipun sinar matahari bukanlah hal sulit untuk didapat di Indonesia, namun faktor teknis seringkali terpenuhi mempengaruhi pertumbuhan bibit durian Monthong. Faktor ini bisa berupa adanya pohon yan lebih tinggi di sekitar bibit durian Monthong yang telah Anda  tanam. Oleh karena itu perlu Anda perhatikan apa-apa yang mungkin menghalangi bibit durian Monthong memperoleh sinar matahari secara maksimal. Dengan begitu faktor-faktor yang mendukung pertumbuhann bibit durian Montong yang Anda tanam bisa terpenuhi.

Jumat, 03 Agustus 2018

Ciri Ciri Bibit Durian Montong


Ciri-ciri Bibit Durian Montong Terbaik


Bibit Durian,- Durian Monthong menjadi jenis durian yang paling digemari di Indonesia. Karena kualitas rasanya yang enak dan ukurannya yang besar tak heran ia menjadi favorit pecinta durian. Selain itu durian Monthong juga telah banyak tersedia di toko buah. Untuk Anda yang mungkin berminat menanam bibit durian jenis ini, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan. Langkah ini penting agar Anda tidak memilih bibit durian Monthong yang salah yang akan menjadikan bibit durian yang Anda tanam terhambat pertumbuhannya.
bibit durian


Bibit Durian yang Tumbuh Tegak

Cukup mudah mengetahui bibit durian Montong yang baik. Yang paling kentara adalah kondisi bibit durian tersebut tumbuh tegak lurus. Batang bibit yang tegak menandakan pertumbuhannya normal. Selain itu untuk bibit durian Monthong yang kebanyakan hasil pengembangan vegetatif, batang bibit yang tegak menandakan suksesnya proses okulasi. Kesuksesan penyambungan batang dalam okulasi sangat menentukan pertumbuhan bibit durian Monthong kedepannya.

Bibit Durian yang Berdaun Lancip

Bibit durian Montong bisa diketahui melalui bentuk daunnya yang lancip dan memanjang. Bentuk daun bibit durian Monthong berbeda dengan bibit durian lain yang daunnya berbentuk agak bulat. Ciri lain dari bibit durian Montong yang baik adalah berdaun lebat. Untuk bibit durian Monthong yang biasa dipasarkan, sebaiknya Anda memilih bibit yang berdaun tak kurang dari 10 helai.

Bertinggi Setengah Sampai Satu  Meter

Bibit durian Monthong yang siap ditanam di lahan terbuka biasanya telah berukuran setengah sampai satu meter. Tinggi ini telah menandakan bahwa bbibit durian hasil okulasi tersebut telah bisa tumbuh normal. Tinggi segitu juga telah mengindikasikan bahwa bibit durian Monthong sudah memiliki akar yang cukup kuat untuk hidup di ladang terbuka.

Beberapa ciri di atas adalah standar penting yang mesti Anda ketahui jika hendak membeli bibit durian Monthong terbaik. Ingat, bahwa memilih bibit yang baik adalah awal kesuksesan Anda dalam budidaya durian. Karena dengan bibit durian yang sehat dan kuat akan menghasilkan buah yang lebat di masa depan.

Rabu, 01 Agustus 2018

Mengatur Intensitas Sinar Matahari untuk Bibit Durian


Mengatur Intensitas Sinar Matahari untuk Bibit Durian

Matahari adalah kebutuhan dasar untuk tiap tanaman bisa tumbuh. Sinar matahari sangat dibutuhkan untuk fotosintesis, yaitu aktifitas memasak makanan untuk tumbuhan. Hal ini dilakukan oleh daun. Sehingga walau bagaimanapun daun dari bibit durian senantiasa membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk melakukan fotosintesis. Namun ada beberapa catatan agar bibit durian tidak kelebihan sinar matahari yang bisa membakar daun itu sendiri.
bibit durian

Aturan Intensitas Sinar Matahari di Lingkungan Bercuaca Panas


Meskipun pohon durian adalah tumbuhan tropis, kebanyakan durian tidak terlalu banyak membutuhkan sinar matahari. Jika Anda menanam durian di daerah yang panas, dengan kisaran suhu berada di atas 30 derajat celcius, maka perlu hati-hati dalam mengatur intensitas bibit durian memperoleh sinar matahari. Usahakan bibit durian Anda hanya memperoleh 40% dari panas matahari dari keseluruhan.

Aturan Sinar Matahari di Lingkungan Lembab dan Sedang

Habitat alami dari pohon durian adalah suhu 20-30 derajat celcuis. Suhu ini biasanya cenderung berada dalam taraf lembab dan basah. Untuk lingkungan seperti ini bibit durian sebaiknya diberi sinar matahari antara 50 sampai 70% dari panas harian. Jumlah tersebut telah cukup untuk menopang pembakan makanan dalam daun bibit durian.

Pembuatan Naungan untuk Membantu Intensitas Sinar Matahari Bibit Durian

Karena tidak mampu menerima panas matahari 100% ada baiknya Anda menyiapkan naungan yang mampu melindungi bibit durian dari panas matahari secara langsung. Naungan ini bisa dibuat dari kelambu bekas atau kain penutup lain yang mungkin menghalangi sinar langsung mengenai daun. Alangkah baik jika naungan ini bisa dibuka dan ditutup sesuai kebutuhan. Karena itu pembuatan naungan semi permanan adalah tempat yang baik untuk penyemaian bibit durian Anda.
Demikina itu beberapa hal yang perlu diketahui agar bibit durian Anda tidak mati karena terbakar matahari. Penyesuaian di musim yang berbeda sangat dibutuhkan untuk menjaga bibit durian Anda mampu tumbuh dengan baik. Maka pemahaman atas musim dan kebutuhan sinar matahari bibit durian menjadi sangat penting untukk Anda yang berniat membudidayakan durian.


Selasa, 10 Juli 2018

Okulasi Bibit Durian Bawor


Cara Mengokulasi Batang Bibit Durian Bawor
Bibit Durian, Setelah mempersiapkan dua jenis bibit durian  yang akan Anda gunakan untuk mengokulasi durian montong dan lokal menjadi durian bawor, pastikan dulu bahwa batang yang akan Anda okulasi lurus dan cukup kuat. Sebisa mungkin ukuran batang yang akan menjadi pokok sama ukurannya. Hal ini akan membantu keseimbangan bibit durian bawor ketika tumbuh. Perbedaan ukuran tidaklah baik karena pertumbuhan pangkal bisa jadi tidak seimbang nantinya.
Ukuran Batang yang Ideal untuk Diokulasi
Ukuran standar batang yang bisa diokulasi adalah 1 cm. Biasanya bibit durian akan mencapai ukuran ini setelah berumur 8 hingga 10 bulan. Setelah memastikan ukuran lingkar batang bibit, sayatlah batang di kisaran tinggi 20 cm dari permukaan tanah. Ukuran sayatan berlebar sekitar 2 sampai 3 cm. Sayatan dibuat agak runcing, menyerupai lidah. Buatlah sayatan yang serupa untuk tiap bakal pangkal bibit durian yang akan diokulasi.
bibit durian

Menyayat Serupa Perisai untuk Ujung Bibit Durian Montong
Penyayatan serupa perisai dilakukan agak bakal ujung bibit dapat tersambung dengan baik dengan pangkalnya. Setelah memastikan penyambungan batang rapi, ikatlah batang dengan tali sehingga tidak mudah lepas. Untuk lebih amannya, sisipkan batang penyangga agar penyambungan batang tidak mudah bergeser. Kegagalan dalam tahap ini akan berisiko okulasi yang Anda lakukan gagal.
Memastikan Keberhasilan Okulasi
Cara memastikan keberhasilan okulasi adalah dengan melihat penyambungan batang yang Anda lakukan setelah dua minggu kemudian. Jika penyambungan berwarna hijau, maka okulasi yang Anda lakukan berhasil. Namun jika penyambungan berwarna coklat atau mengering, maka kemungkinan besar okulasi Anda gagal.
Itu beberapa tahap yang mesti Anda lakukan untuk membudidayakan bibit durian dengan cara okulasi. Selain langkah-langkah tersebut, hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah biji bibit yang Anda tanam telah tua dan matang. Karena ini akan mempengaruhi bakal bibit yang akan Anda gunakan untuk diokulasi. Penyiraman secara berkala juga mesti diperhatikan untuk memastikan okulasi Anda berhasil. Dengan memperhatikan beberapa detail kecil tersebut semoga pembudidayaan bibit durian bawor Anda berhasil dengan baik.

Sabtu, 07 Juli 2018

Waktu yang Tepat Memindah Bibit Durian Monthong ke Ladang


Waktu yang Tepat Memindah Bibit Durian Monthong ke Ladang


Bibit Durian,- Memindah bibit durian Monthong dari polybag ke ladang terbuka tidak bisa dilakukan dengan sembarang. Agar bibit durian Monthong bisa tumbuh dengan baik, maka pemindahan bibit durian dari polybag ke lahan terbuka mesti memperhatikan beberapa hal. Adapun beberapa hal ini akan sangat mempengaruhi kesuksesan Anda dalam memindah bibit durian sekaligus membantu bibit durian beradaptasi dengan lingkungan hidup barunya.

Musim Terbaik memindah Bibit Durian Monthong

Musim yang tepat akan membentu adaptasi dan pertumbuhan bibit durian Monthong secara alami. Adapun musim yang tepat adalah menjelang atau ketika musim hujan tiba. Ketika musim hujan asupan kebutuhan air bibit durian Monthong akan lebih terpenuhi, selain itu intensitas sinar matahari yang tidak terlalu tinggi sangat baik untuk bibit durian Monthong. Karena sinar matahari yang terlalu terik cukup berbahaya bagi daun bibit durian Monthong yang masih muda. Matahari bisa membakar daun jika terpapar terus menerus.
bibit durian montong

Suhu Udara Sedang

Suhu ideal untuk pertumbuhan bibit durian Monthong adalah 25-35 derajat celcius. Hal ini akan terpenuhi ketika musim hujan tiba. Karena jika musim kemarau, suhu udara bisa mencapai 35 derajat celcius lebih. Suhu yang terlalu tinggi tidak baik untuk pertumbuhan bibit durian Monthong. Alih-alih suhu udara tinggi membuat bibit durian Monthong mati kepanasan.
Memastikan Kesehatan Bibit Durian
Selain musim dan suhu, untuk memastikan pemindahan bibit durian Monthong bisa sukses adalah kondisi bibit durian itu sendiri. Kesehatan ini bisa dilihat dari tidak adanya hama yang menyerang daun atau batang. Selain itu jumlah daun dan kondisi penyambungan batang (untuk bibit durian Monthong hasil okulasi) juga perlu dipantau. Jumlah daun yang cukup ideal untuk tahan di ladang terbuka adalah sepuluh lembar. Dan juga soal penyambungan batang jelas penting karena akan mempengaruhi penyerapan air dari tanah oleh batang. Jika batang telah tumbuh dengan kuat dan lurus, pertumbuhan bibit durian Monthong akan terjamin dengan baik.


Kamis, 05 Juli 2018

Fungsi Jaring Untuk Budidaya Durian


Pemasangan jaring untuk mencegah kerusakan buah durian saat panen

Bibit Durian, - Bagi pelaku budidaya durian, saat panen adalah saat yang menggembirakan. Musim panen yang telah di tunggu-tunggu sejak awal menanam bibit durian, hasil panen yang memuaskan dengan minimnya kerusakan pada buah menjadi kepuasan tersendiri bagi petani bibit durian unggul. Kerap kali kerusakan pada buah menjadi kendala tersendiri bagi pembudidaya durian.
Kerusakan yang terjadi pada buah durian dapat di sebabkan oleh banyak hal, di antaranya dapat dikarenakan penyakit yang menyerang buah. Dapat juga dikarenakan serangan hewan pemakan buah atau dapat juga terjadi karena buah yang masak pohon terjatuh dari ketinggian yang langsung menyentuh tanah. Buah durian yang terjatuh langsung ketanah dapat membuat kulit buah pecah dan terlihat tidak menarik lagi.

Fungsi Jaring Bagi Durian

Kerusakan pada buah durian dapat mengakibatkan harga jual buah jatuh. Alih-alih mendapat untung melimpah, kerusakan buah justru membuat petani mengalami kerugian yang besar. Maka dari itu kerusakan buah harus segera di cegah. Apabila kerusakan buah dikarenakan hama dan penyakit yang menyerang, maka harus di basmi dengan berbagai obat – obatan baik secara organic maupun anorganik. Sedangkan apabila kerusakan buah durian di karenakan terjatuh ke tanah, maka perlu ada solusi tepat agar kejadian tersebut tidak berulang.
jaring durian

Bibit durian yang sudah di tanam dengan susah payah, di rawat hingga dewasa sampai tiba saat nya menghasilkan buah yang siap di panen akan saying sekali rasanya jika di biarkan jatuh sendiri ke tanah langsung yang berakibat buah mengalami kerusakan yang dapat merugikan petani. Kerusakan tersebut dapat di minimalisir dengan memasang jaring sebagai penampung buah di bawah setiap pohon.
Pemasangan jarring ini dapat mencegah buah langsung jatuh ke tahah yang berakibat kerusakan pada buah. Selain itu fungsi jarring penampung buah juga memudahkan dalam proses pengumpulan buah durian saat panen, Selain banyak fungsinya jarring penampung buah juga cukup hemat. Penerapan jarring penampung buah dapat menggunakan paranet, wareng atau bahan pertanian lain yang memungkinkan.
Alangkah lebih baik apabila pemilihan bahan jarring penampung buah mempertimbangkan bahan yang awet, sehingga tidak hanya dapat di gunakan dalam sekali musim panen saja. Bahan yang dapat di gunakan berulang dalam setiap panen akan menghemat biaya yang di keluarkan. Jadi penanam bibit durian dapat sedikit bernafas panjang.
Demikian sedikit ulasan dari kami, semoga dapat menginspirasi dan membawa manfaat bagi pembaca semua. Bagi anda yang sedang membutuhkan bibit durian untuk di budidayakan segera hubungi kami secepatnya karena ada penawaran menarik khusus bagi anda pembaca yang budiman. Segera ambil kesempatan ini , karena tidak akan datang dua kali. Salam sukses untuk anda semua…..

Senin, 02 Juli 2018

Memaksimalkan Pertumbuhan Batang Bibit Durian Monthong


Tips Memaksimalkan Pertumbuhan Batang Bibit Durian Monthong


Bibit Durian,- Tidak bisa dipungkiri bahwa salah satu cara meningkatkan hasil panen durian Monthong adalah dengan memaksimalkan pertumbuhannya pohonnya. Bibit durian Monthong akan mampu berbuah lebat jika pohonnya mampu tumbuh tinggi menjulang. Namun merawat bibit durian Monthong hingga tumbuh tinggi perlu kiat khusus berikut ini adalah beberapa cara untuk memaksimalkan pertumbuhan pohon bibit durian Monthong.

Memotong Percabangan Bibit Durian Sejak Dini

Langkah awal untuk memaksimalkan pertumbuhan batang bibit durian Monthong adalah dengan dengan memotongi percabangan baru secara teratur. Pemotongan ini biasanya dilakukan ketika bibit durian berusia lima bulan. Hal itu terus dilakukan hingga bibit dewasa ketika ditanam di ladang terbuka. Pemotongan dilakukan untuk memfokuskan pertumbuhan batang bibit durian Monthong tegak lurus ke atas. Dengan mengurangi percabangan maka pertumbuhan bibit durian akan fokus ke batang utama saja.
bibit durian

Menyangga Batang Utama

Sebab batang bibit durian Monthong usia awal masih lemah, sebaiknya Anda membantunya menegakkannya dengan penyangga. Penyangga bisa berupa kayu lurus yang diikatkan pada batang bibit durian Monthong. Hal ini sangat bermanfaat untuk menstabilkan posisi batang bibit durian agar tetap tegak. Penyangga ini juga bisa membantu meluruskan batang bibit durian yang tumbuh membengkok. Sehinggapertumbuhan batang bibit durian Monthong Anda akan tegak sejak kecil.

Membuat Dudukan yang Stabil

Dudukan yang stabil sangat diperlukan ketika usia bibit masih muda. Biasanya pembudidaya membuat bedeng untuk menjaga kestabilan posisi bibit durian. Bedeng sangat membantu jika bibit durian Monthong Anda masih di dalam polybag. Dengan bedeng yang rata posisi kantong-kantong bibit durian Monthong tidak akan bergeser. Posisi yang stabil akan memudahkan bibit mengakses sinar matahari secara baik.
Selain tiga cara tersebut, Anda juga bisa membantu pertumbuhan batang dengan memberi pupuk buatan. Pupuk buatan (pupuk NPK) akan membantu pertumbuhan vegetatif bibit durian Monthong. Dengan percebatan pertumbuhan yang dibantu oleh pupuk tersebut batang akan tumbuh maksimal jika diimbangi dengan memangkas percabangan baru secara cermat.

Kamis, 28 Juni 2018

Perawatan Bibit Durian Musang King


Cara Merawat Bibit Durian Musang King


Bibit Durian, - Bibit durian Musang King kini telah mulai banyak dibudidayakan di Indonesia. Bibit durian asal negeri jiran malaysia tersebut mampu merebut lidah penikmat durian di indonesia dengan kemanis dan pahitannya. Sebab itu tak heran para petani di Indonesi amulai melirik buah yang satu ini. Untuk Anda yang berminat budidaya durian Musang King, ada beberapa hal penting yang perlu diketahui agar tanaman bisa berhasil. Beberapa hal yang perlu diperhatikan mulai dari penyiraman, pemupukan, hingga pengaturan sinar matahari.

Mengatur Penyiraman Bibit Durian Musang King

Hal pertama yang mesti Anda perhatikan adalah intensitas penyiraman bibit durian Musang King. Karena durian adalah jenis tanaman yang sensitif terhadap air, maka jumlah penyiramannya perlu diperhatikan. Untuk penyiraman bibit durian Musang King, baiknya dilakukan tiap pagi dan sore,dDengan catatan jangan sampai airnya sampai menggenang. Genangan air rawan terhadap bibit durian karena bisa membusukkan akarnya.
bibit durian


Pemupukan yang Cukup

Tiap bibit durian tentu saja membutuhkan pupuk untuk menopang pertumbuhannya, begitu juga bibit durian Musang King. Kiat yang utama dalam memupuk bibit durian Musang King adalah dengan mencampur tanah yang dipakai untuk pembibitan dengan pupuk kandang. Pupuk tambahan juga bisa Anda berikan dengan kadar rendah agar pertumbuhan semakin cepat. Jumlah yang dianjurkan untuk pemupukan tambahan ini kira-kira sekali hingga duakali dalam sebulan.

Meminimalisir Bibit dari Sinar Matahari
Bibit durian Musang King sangat sensitif terkena sinar matahari secara langsung. Karena sinar matahari langsung mampu menghanguskan daun bibit durian yang masih muda. Karena itu usahakan untuk sedikit mungkin daun bibit durian terpapar sinar matahari.
Beberapa kiat di atas adalah landasan awal untuk bisa menghidupkan bibit durian Musang King. Dengan perawatan yang baik, kemungkinan bibit durian Musang King tumbuh subur semakin besar. Agar pertumbuhannya maksimal Anda juga perlu memotong cabang-cabang yang mengarah ke samping. Percabangan yang tidak perlu hanya akan mengganggu pertumbuhan bibit mencapai ketinggian maksimalnya lurus ke atas.

Senin, 25 Juni 2018

Bibit Durian Musang King


Bibit Durian Musang King Cocok Ditanam di Daerah Rendah


Bibit Durian, - Bibit durian Musang King adalah jenis tanaman Yang cocok ditanam di daerah rendah. Berbeda dengan jenis durian kebanyakan yang menghendaki ketinggian di atas seribu meter di atas permukaan laut, Bibit duiran jenis ini malah lebih cocok ditanam di ketinggian 500 meter di atas permukaan laut. Untuk itu bagi Anda yang tertarik bertanam durian Musang King alangkah beruntung jika kebetulan lahan yang Anda miliki berada di daerah rendah. Berikut ini beberapa sifat dasar dari bibit durian yang patut Anda ketahui.

Bibit Durian Musang King Membutuhkan Suhu Sedang

Hal penting yang perlu Anda ketahui adalah kebutuhan bibit durian Musang King akan suhu sedang untuk bisa tumbuh dengan baik. Suhu yang dibutuhkan antara 25-35 derajat Celsius. Suhu tersebut untuk wilayah dan iklim seperti Indonesia biasanya ada di dataran seperti Jawa dan Sumatra. Dengan ketinggian yang cukup dari permukaan laut, suhu ideal tersebut akan menopang pertumbuhan bibit durian Musang King.
bibit durian musang king

Sinar Matahari yang Tak Berlebihan

Meskipun durian adalah salah satu jenis tumbuhan tropis, satu karakternya yang unik adalah sedikitnya sinar matahari yang dibutuhkan untuk tumbuh. Bahkan untuk usia bibit durian di bawah tiga tahun tidak disarankan terkena sinar matahari secara langsung. Sinar matahari langsung akan membakar daun muda dari bibit durian yang baru tumbuh.

Cocok dengan Tanah Lembab

Meskipun tetap membutuhkan tanah lembab, bibit durian Musang King tidak boleh tergenang oleh air. Untuk itu tanah yang terbentuk dari endapan letusan abu vulkanik sangat cocok untuk habitat pertumbuhan durian Musang King. Tanah jenis ini biasa  disebut tanah ondosol. Dengan derajat keasaman 5-7, jenis tanah hasil kawah bumi tersebut akan menyuburkan. Keunggulan utama tanah pegunungan adalah kandungnnya akan tanah liat dan debu yang seimbang.
Keunggulan tanah pegunungan lainnya adalah  kadar airnya yang tidak terlalu tinggi. Kadar air yang sedang ini membuat akar bibit durian Musang King tidak mudah membusuk karena terendam air. Untuk itu bagi Anda yang hendak bertanam durian Musang King disarankan untuk teliti mengatur kadar air di habitat tumbuh durian Musang King.

Selasa, 12 Juni 2018

Perawatan Bibit Durian Bawor


Merawat Durian Bawor Agar Tegak Lurus

Bibit durian, - Bagi pembudidaya durian mendapatkan hasil yang melimpah adalah dambaan. Buah lebat ini biasanya didapat dari pohon durian yang mampu tumbuh tinggi menjulang. Namun mendapatkan pohon yang mampu tumbuh tinggi perlu beberapa usaha lebih. Bahkan pengalaman telah menunjukkan bahwa hal ini perlu dilakukan perawatan sejak bibit durian disemai. Dengan begitu bakal pohon yang akan memproduksi bibit mampu memperoleh batang yang lurus dan kuat.

Memotong Cabang Bibit Durian Bawor Secara Teratur


Hal pertama yang perlu dilakukan untuk mendapatkan batang bibit durian yang kuat dan lurus adalah memotong cabang-cabang baru secara teratur. Hal ini bisa dilakukan ketika bibit telah berusa lebih dari enam bulan. Di usia tersebut biasanya bibit durian bawor telah memiliki percabangan. Guananya adalah untuk memfokuskan pertumbuhan batang bibit lurus ke atas. Dengan meminimalkan percabangan maka nutrisi yang diserap dari akar akan difokuskan untuk menaikkan tinggi bibit durian bawor.

Membuat Penyangga Sementara

Kiat berikutnya agar batang bisa tumbuh dengan lurus adalah dengan membuat penyangga. Penyangga ini bisa berupa ranting lurus yang diikatkan ke batang bibit durian. Tujuannya adalah untuk menstabilkan posisi batang bibit agar tetap tegak ke atas. Penyangga ini juga bisa digunakan untuk batang yang bengkol sejak awal tumbuh. Dengan begini batang bibit durian bawor Anda akan mampu tumbuh secara maksimal.

Membuat Tatakan yang Stabil

Hal yang mesti sering diperhatikan adalah posisi bibit durian ketika masih dalam masa penyemaian. Jika anda menggunakan polybag, maka anda perlu menyiapkan tatakan agar posisi kantong-kantong bibit durian bawor anda tetap stabil sepanjang waktu. Mengarahkan pucuk bibit durian ke atas adalah yang terbaik.
Di samping semua kita tersebut, anda juga perlu memeriksa kondisi bibit durian secara berkala. Hal ini untuk menjaga jika sewaktu-waktu posisi bibit berubah atau munculnya percabangan baru. Dengan begitu harapan untuk mendapatkan batang bibit tegak lurus yang menghasilkan panen melimpah bisa terpenuhi. Teliti sejak dini adalah usaha yang mesti dilakukan oleh para petani durian. 
bibit durian

Minggu, 10 Juni 2018

Budidaya Bibit Durian Bawor dengan Metode Okulasi


Budidaya Bibit Durian Bawor dengan Metode Okulasi


Bibit Durian, _ Ada dua metode untuk membudidayakan bibit durian bawor, yaitu generatif dan vegetatif. Budidaya generatif sering juga disebut dengan budidaya tradisional. Hal ini dilakukan dengan menanam biji bibit durian secara langsung. Budidaya metode kedua adalah vegetatif yang bisa dilakukan dengan cara okulasi dan pencangkokan pada batang tanaman durian secara langsung. Kali ini kita akan mengulas langkah-langkah budidaya bibit durian dengan cara okulasi.

Okulasi Dilakukan dengan Cara Menyambung Batang Bibit Durian

Durian bawor adalah varietas yang dihasilkan dari cara pembudidayaan okulasi. Yaitu dengan menyambungkan dua batang bibit durian yang berjenis berbeda. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan bibit jenis baru yang lebih unggul, baik dalam rasa, produktifitas buah, hingga ketahanan pohonnya. Karena itu yang pertama mesti Anda siapkan adalah dua jenis bibit yang memenuhi kriteria tersebut.

Pilih Dua Jenis Bibit yang Berbuah Enak dan Berbatang Kuat

Bila Anda belum memiliki pengalaman terkait cita rasa durian, saya sarankan Anda memilih bibit durian montong sebagai bakal bibit durian bawor. Bibit durian jenis montong adalah yang paling banyak digunakan untuk menghasilkan bibit durian bawor. Hal itu karena bibit jenis ini bisa menghasilkan buah yang enak dan disukai banyak orang.
Berikutnya adalah mencari bibit durian yang tumbuh di sekitar Anda. Dengan mengkombinasikan bibit durian montong dengan durian lokal diharapkan bibit yang dihasilkan akan mudah beradaptasi dan hidup subur di lingkungan Anda. jika Memungkinkan, carilah jenis yang kokoh batangnya sehingga mampu untuk menopang pertumbuhan bibit durian dengan baik.
bibit durian


Tiga Batang Pangkal untuk Satu Pohon

Durian bawor pengembangan standar memiliki tiga pangkal batang yang digunakan untuk menopang satu ujung utama. Jika Anda masih ragu pada kekuatan batang pohon bibit durian lokal, bisa saja Anda menambahkan pangkal lebih dari tiga. Hal ini untuk memastikan bahwa bibit yang Anda tanam tumbuh dengan baik. Itulah langkal awal untuk pembibitan durian bawor. Langkah berikutnya akan kita bahas di artikel Cara Mengokulasi Batang Bibit Durian Bawor.

Jumat, 08 Juni 2018

Kiat Merawat Bibit Durian Bawor


Cara Sederhana Merawat Bibit Durian Bawor

Bibit Durian, _ Untuk Anda yang berniat untuk budidaya durian bawor, ada beberapa hal penting yang perlu diketahui agar tanaman Anda tumbuh dengan baik. Mulai dari penyiraman, pemupukan, hingga pengaturan sinar matahari adalah hal yang penting. Pemeliharaan yang baik akan menunjang pertumbuhan bibit durian Anda sehingga mampu tumbuh dengan subur dan berbuah lebat.

Intensitas Penyiraman Bibit

Hal pertama yang mesti Anda perhatikan adalah intensitas dalam menyiram bibit durian bawor. Karena durian adalah jenis tanaman yang cukup sensitif terhadap air, maka hal ini perlu diperhatikan dengan saksama. Untuk penyiraman bibit durian bawor biasanya dilakukan tiap pagi dan sore. Dengan catatan penyiraman tersebut jangan sampai air menggenang. Hal ini sangat rawan terhadap bibit karena bisa membuat akar dan pangkal bibit membusuk.
bibit durian

Pemupukan yang Tidak Berlebihan

Meskipun tiap tanaman membutuhkan pupuk, tak terkecuali bibit durian bawor, namun hal ini tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Kiat yang paling utama adalah dengan mencampur tanah yang dipakai untuk bibit Anda dengan pupuk kandang. Hal ini telah cukup untuk menjadi pupuk dasar yang mampu menopang pertumbuhan bibit. Pupuk tambahan lainnya bisa Anda berikan dengan kadar rendah agar pertumbuhan semakin cepat. Intensitas yang dianjurkan untuk pemupukan tambahan adalah dua minggu hingga sebulan sekali saja.

Penjagaan dari Sinar Matahari

Selain rentan atas genangan air, bibit durian bawor juga sangat sensitif terkena sinar matahari secara langsung. Karena sinar matahari secara langsung mampu membakar daun bibit durian yang masih muda tersebut. Karena itu pengaturan atas intensitas sinar matahari ini perlu dilakukan. Karena pada dasarnya tiap pohon membutuhkan sinar matahari untuk tumbuh secara normal.
Dengan perawatan yang baik seperti di atas, kemungkinan bibit tumbuh dengan baik semakin besar. Agar pertumbuhannya maksimal Anda juga perlu memotong beberapa cabang agar batang bibit durian bawor tumbuh lurus ke atas. Dengan begitu pertumbuhan bibit akan maksimal hinga dewasa. Percabangan yang tak perlu hanya akan mengganggu pertumbuhan bibit untuk mampu mencapai ketinggian dan konsentrasi yang baik dari durian bawor. 

Kamis, 07 Juni 2018

Apa Ciri Ciri Bibit Durian Bawor?


Ciri-ciri Bibit Durian Bawor


Bibit Durian, Banyak orang ingin membudidayakan durian bawor. Tapi seringkali mendapati halangan karena belum tahu dan mampu membedakan mana bibit durian bawor dan mana yang tidak. Hal ini penting agar Anda yang ingin menanam bibit durian bawor tidak salah pilih. Karena pemilihan bibit yang baik adalah langkah penting pertama yang akan menentukan kesuksesan budidaya durian Anda. Berikut ini dua ciri mencolok yang membedakan mana bibit durian bawor dan mana yang tidak.

Bibit Durian yang Berkaki Banyak


Durian bawor adalah adalah salah satu varietas bibit hasil pengembangan okulasi. Melalui metode okulasi yang menyambungkan dua batang jenis durian berbeda ini maka ciri-ciri utamanya adalah pada batang bibit itu sendiri. Durian bawor seringkali menggunakan pangkal batang (kaki) lebih dari satu. Kebanyakan bibit durian bawor memakai tiga kaki, tapi juga bisa lebih dari itu. Oleh karena itu jika mendapati bibit yang memiliki pangkal batang banyak, bisa diasumsikan bahwa itulah bibit durian bawor yang Anda cari.
bibit durian

Bibit Durian yang Berdaun Lebar


Ciri berikutnya dari bibit durian bawor terdapat pada daunnya. Karena pada dasarnya daun durian berbentuk sama, Anda perlu lebih saksama ketika melihatnya. Yang jelas adalah bibit durian bawor memiliki daun yang lebih lebar dibanding dengan bibit durian jenis yang lainnya. Membandingkan ukuran daun bibit durian bawor dengan bibit lainnya adalah cara yang cukup efektif jika anda belum tahu ukuran standar daun bibit durian. Selain itu Anda juga bisa menyimak lebih detail pada lembaran daun bibit durian bawor yang memiliki tiga percabangan. Itu untuk memastikan bibit durian tersebut adalah bibit durian bawor yang Anda cari.
Itulah dua ciri utama yang mencolok dari bibit durian bawor. Karena bibit durian bawor adalah hasil pengembangan, maka Anda juga perlu teliti memilih kualitas dari penyambungan batangnya. Dengan memilih bibit yang berbatang lurus serta berdaun lebat akan menjamin ketangguhan bibit durian bawor Anda. Akhirnya, selamat berbudidaya dan semoga sukses menanam durian bawor.

Rabu, 06 Juni 2018

Tips Memilih Bibit Durian Terbaik


Memilih Bibit Durian Bawor Terbaik

Bibit Durian, Durian bawor adalah salah satujenis durian yang cukup digemari di Indonesia. Karena citarasa dan ketahanannya yang terkenal bagus maka tidak heran banyak peminatnya. Durian bawor sendiri adalah jenis durian hasil pengembangan. Dengan menggunakan metode penyambungan batang, durian jenis ini menggabungkan jenis durian montong orange di atas dengan batang durian jenis lain dibawah yang berfungsi sebagai pokok penyangga.
Oleh karena itu tidak semua orang bisa mengembangkan bibit durian bawor sendiri. Jalan mudah yang bisa dilakukan adalah dengan membeli ke toko tananaman atau agen penjual bibit pertanian. Untuk itu, Anda yang berminat membeli sebaiknya memperhatikan dengan saksama bibit durian bawor yang hendak Anda tanam nantinya. Beberapa ciri bibit durian bawor yang bagus adalah sebagai berikut.

Ciri Ciri Bibit Durian Bawor

 Pertama, perhatikan batang bibit durian. Batang yang lurus adalah yang paling bagus untuk ditanam. Hal ini menampakkan kesuksesan dan kesempurnaan dalam penyambungan batang. Sehingga diperoleh batang yng kuat dimana akan menopang pertumbuhannya karena mampu menyalurkan nutrisi yang diserap akar ke ranting dan daun.
Kedua, usia bibit yang bisa ditanam biasanya lebih dari enam bulan. Ciri-ciri yang nampak adalah persambungan batang berjarak sekitar 10 cm. kurang dari kisaran itu sangat tidak disarankan untuk ditanam. Karena kemungkinan keberhasilan penyambungannya belum terjamin. Adapun ukuran standar yang bagus untuk batangnya adalah kisaran garis lingkar 1 cm.
bibit durian bawor


Daun Lebar

Ketiga, daun yang tumbuh sudah lebat. Ukuran lebat untuk bbiit durian kisaran 1 tahun adalah 8-10 helai daun. Kerimbunan 8-10 daun telah cukup menopang pertumbuhan bibit durian bawor untuk ditanam di tanah lapang. Pastikan juga daun yang tumbuh berwarna hijau dan tidak berlubang. Hal ini untuk memastikan ketiadaan hama yang menjangkiti bibit durian bawor.
Dengan memperhatikan tiga unsur di atas Anda setidaknya telah mendapat gambaran bagaimana memilih bibit durian bawor yang bagus. Untuk lebih jelasnya mintalah keterangan penjual terkait usia bibit. Akan lebih baik jika usia berada di kisaran 1-2 tahun. Itu akan lebih menjamin bibitdurian bawor tumbuh dengan baik.

Selasa, 05 Juni 2018

Area Yang Cocok Untuk Bertanam Bibit Durian


Durian Bawor Cocok Ditanam di Daerah Pegunungan

Durian sebagai salah satu buah yang digemari karena aroma dan rasanya yang enak ternyata lebih cocok ditanam di daerah pegunungan. Untuk itu bagi Anda yang tertarik bertanam durian bawor alangkah baik  jika Anda memiliki tanah atau ladang di daerah pegunungan. Ada beberapa alasan yang mendasari kenapa durian lebih cocok di daerah pegunungan. Berikut ini beberapa alasan yang mendasarinya.

Bibit Durian Membutuhkan Suhu Dingin

Hal penting yang perlu Anda ketahui adalah kebutuhan bibit durian akan suhu rendah untuk bisa tumbuh dengan baik. Suhu yang dibutuhkan antara 20-30 derajat Celsius. Suhu tersebut untuk wilayah dan iklim seperti  Indonesia biasanya ada di dataran pegunungan. Dengan ketinggian yang cukup dari permukaan laut, suhu ideal tersebut akan menopang pertumbuhan bibit durian.
Butuh Sinar Matahari yang Minim
Meskipun durian adalah salah satu jenis tumbuhan tropis, salah satu karakternya yang unik adalah sedikitnya sinar matahari yang ia butuhkan untuk tumbuh. Bahkan untuk usia bibit durian di bawah tiga tahun tidak disarankan terkena sinar matahari secara langsung. Karena sinar matahari secara langsung mampu membakar daun muda bibit durian yang baru tumbuh. Untuk itu penempatan bibit durian di tempat teduh akan sangat menentukan tumbuh kembang durian.
bibit durian

Bibit Durian Cocok dengan Danah Endapan Abu Vulkanik

Tanah yang terbentuk dari endapan letusan abu vulkanik sangat cocok untuk habitat pertumbuhan durian bawor. Tanah jenis ini biasa  disebut tanah ondosol. Dengan derajat keasaman 5-7, jenis tanah hasil kawah bumi tersebut akan menyuburkan. Keunggulan utama tanah pegunungan adalah kandungnnya akan tanah liat dan debu yang seimbang. Pergabungan dua jenis tanah tersebut lebih mampu mengikat air dibanding jenis tanah lainnya.
Selain tiga alasan tersebut ada juga keunggulan tanah pegunungan lainnya, yakni  kadar airnya yang tidak terlalu tinggi. Kadar air yang sedang ini membuat akar bibit durian bawor tidak mudah membusuk karena terendam air. Untuk itu bagi Anda yang hnedak bertanam durian bawor disarankan untuk teliti mengatur kadar air di habitat tumbuh durian bawor.

Tanah Yang Bagus Untuk Penyemaian Bibit Durian Bawor


Menyiapkan Tanah untuk Penyemaian Bibit Durian Bawor

Bibit durian, Tanah yang tepat adalah bahan utama untuk kesuksesasan penyemaian bibit durian bawor. Sebagaimana kita tahu bahwa bibit durian bawor tidak bisa tumbuh di sembarang tempat dan di setiap jenis tanah. Tanah yang paling cocok untuk pembibitan durian bawor adalah tanah Grumosol atau Ondosol. Dua jenis tanah ini kebetulan cukup merata terdapat di seluruh Indonesia. Jadi Anda tidak perlu khawatir kesulitan mendapatkannya.
Tanah jenis Grumusol adalah tanah yang tersusun dari lempung-lempung halus. Biasanya tanah ini berwarna agak abu-abu sampai hitam. Ini adalah jenis tanah subur yang cocok untuk pertanian dan perkebunan.  Secara umum tanah jenis ini terdapat di pulau Jawa, Madura, Nusa Tenggara, dan Sulawesi  bagian selatan.

Jenis tanah yang kedua adalah Ondosol. Yakni berupa tanah yang terbentuk dari endapan abu vulkanik pegunungan. Tak heran tanah ini mudah dijumpai di dataran tinggi pegunungan. Secara umum tanah ini cocok ditanami apa saja, karena tingkat kesuburannya sangat tinggi. Untuk daerah lereng gunung api seperti sekitaran Merapi-Yogyakarta, Bromo-Jawa Timur dan gunung api lainnya tanah ini tak sulit diperoleh dengan cuma-cuma.

Dua jenis tanah di atas kemudian bisa dicampuri pupuk kandang jika untuk pembibitan durian bawor. Campurannya dalam kisaran perbandingan 1:1. Tanah yang telah dicampur kemudian langsung saja dimasukkan ke dalam polibag (kantong plastik) ukuran sedang atau kecil jika ingin menanamnya dalam jumlah besar. Setelah tanah dalam polibag siap, tempatkan di bawah atap yang melindunginya dari sinar matahari secara langsung.

Agar Bibit Durian Bebas dari Hama 

bibit durian

Sebagai tambahan untuk menjaga bibit dari jamur, tanah untuk pembibitan juga sebaiknya diberi anti-jamur atau fungisida. Pemberian anti-serangga atau intekstisida juga bisa dilakukan jika sekiranya di lingkuan sekitar Anda banyak terdapat semut atau serangga yang mungkin memakan bibit durian yang akan disemaikan. Setelah semua persiapan tersebut selesai barulah bibit durian siap untuk ditanam. Jangan lupa untuk menjaga suhu tetap rendah dan ketersediaan air dengan disiram secara berkala setiap hari.

Cara Memilih Bibit Durian Bawor Terbaik


Memilih Bibit Durian Bawor Terbaik


Bibit Durian, Durian bawor adalah salah satujenis durian yang cukup digemari di Indonesia. Karena citarasa dan ketahanannya yang terkenal bagus maka tidak heran banyak peminatnya. Durian bawor sendiri adalah jenis durian hasil pengembangan. Dengan menggunakan metode penyambungan batang, durian jenis ini menggabungkan jenis durian montong orange di atas dengan batang durian jenis lain dibawah yang berfungsi sebagai pokok penyangga.
Oleh karena itu tidak semua orang bisa mengembangkan bibit durian bawor sendiri. Jalan mudah yang bisa dilakukan adalah dengan membeli ke toko tananaman atau agen penjual bibit pertanian. Untuk itu, Anda yang berminat membeli sebaiknya memperhatikan dengan saksama bibit durian bawor yang hendak Anda tanam nantinya. Beberapa ciri bibit durian bawor yang bagus adalah sebagai berikut.

Ciri Ciri Bibit Durian Bawor

Pertama, perhatikan batang bibit durian. Batang yang lurus adalah yang paling bagus untuk ditanam. Hal ini menampakkan kesuksesan dan kesempurnaan dalam penyambungan batang. Sehingga diperoleh batang yng kuat dimana akan menopang pertumbuhannya karena mampu menyalurkan nutrisi yang diserap akar ke ranting dan daun.

Kedua, usia bibit yang bisa ditanam biasanya lebih dari enam bulan. Ciri-ciri yang nampak adalah persambungan batang berjarak sekitar 10 cm. kurang dari kisaran itu sangat tidak disarankan untuk ditanam. Karena kemungkinan keberhasilan penyambungannya belum terjamin. Adapun ukuran standar yang bagus untuk batangnya adalah kisaran garis lingkar 1 cm.
Ketiga, daun yang tumbuh sudah lebat. Ukuran lebat untuk bbiit durian kisaran 1 tahun adalah 8-10 helai daun. Kerimbunan 8-10 daun telah cukup menopang pertumbuhan bibit durian bawor untuk ditanam di tanah lapang. Pastikan juga daun yang tumbuh berwarna hijau dan tidak berlubang. Hal ini untuk memastikan ketiadaan hama yang menjangkiti bibit durian bawor.
Dengan memperhatikan tiga unsur di atas Anda setidaknya telah mendapat gambaran bagaimana memilih bibit durian bawor yang bagus. Untuk lebih jelasnya mintalah keterangan penjual terkait usia bibit. Akan lebih baik jika usia berada di kisaran 1-2 tahun. Itu akan lebih menjamin bibitdurian bawor tumbuh dengan baik.

Senin, 04 Juni 2018

Cara Perawatan Bibit Durian


Teknik perawatan bibit durian

Bibit durian dari berbagai varietas dapat tumbuh dengan baik apabila dirawat dengan baik pula. Kurang perawatan dapat menyebabkan bibit tidak tumbuh optimal, tanaman dapat terlihat layu dan tidak segar. Lebih parahnya apabila bibit yang di tanam dengan susah payah sampai mati begitu saja.  Tentu apa yang sudah di kerjakan, tenaga yang sudah di curahkan  dengan sepenuh hati akan sia-sia saja.
Perawatan sangat penting guna dapat menentukan pemeliharaan atau penanganan yang tepat untuk budidaya durian. Kerja keras dan kesungguhan hati pelaku budidaya durian untuk terus belajar juga harus terus di pupuk. Di butuhkan kesabaran dalam budidaya durian terlebih pada fase antara 0 sampai 3 tahun. Penanam bibit durian bisa merawat tanaman nya agar tetap hidup pada fase-fase tersebut.

Teknik perawatan bibit durian unggul

Perawatan bibit durian memerlukan teknik teknik tertentu yang harus di perhatikan. Diantara nya adalah :
1.)    Penjarangan dan penyulaman
Penjarangan dilakukan apabila bibit durian yang di tanam sudah dewasa dan menghasilkan buah. Penjarangan buah bertujuan untuk mencegah kematian dan menghemat energy. Penjarangan di lakukan bersamaan dengan proses pengguguran bunga.
Begitu selesai gugur bunga, keesokan harinya harus dilakukan penjarangan jangan sampai di tunda. Penjarangan dapat di lakukan dengan menyemprotkan hormon (Auxin A) pada saat bunga umur 1 bulan. Jumlah buah yang di jarangkan kurang lebih 50-60 % dari seluruh buah yang ada.
bibit durian

2.)    Penyiangan
Penyiangan bertujuan untuk menghindari persaingan antara tanaman dan rumput di sekeliling bibit selama masa pertumbuhan. Penyiangan dapat dilakukan kurang 1 meter dari bibit durian.
3.)    Pemangkasan / perempelah
Dapat dilakukan mulai pangkas akar, baik dilakukan saat tanaman mulai berbunga, paling lambat 2 minggu setelah berbunga. Peremajaan juga perlu dilakukan. Tanaman tua yang sudah tidak produktif perlu di ganti dengan bibit durian baru.
4.)    Pemupukan
Pemupukan penting dilakukan dengan mengetahui cara pemupukan, jenis pupuk dan dosis yang di berikan.
5.)    Penyiraman dan pengairan
Bibit durian perlu banyak air pada awal-awal pertumbuhannya, pada masa awal bibit durian harus di siram sehari sekali. Akan lebih banyak air yang di butuhkan saat penanam pada musim kemarau.
6.)    Penyemprotan prestisida
Untuk mendukung pertumbuhan, setiap dua minggu sekali bibit durian di semprot ZPT (Atonik) dengan dosis 1 cc/liter air di tambah metalik 0,5 cc/liter. Untuk mencegah serangga dapat di gunakan basudin sedang untuk cendawan bisa dengan fungisida.