Selasa, 12 Juni 2018

Perawatan Bibit Durian Bawor


Merawat Durian Bawor Agar Tegak Lurus

Bibit durian, - Bagi pembudidaya durian mendapatkan hasil yang melimpah adalah dambaan. Buah lebat ini biasanya didapat dari pohon durian yang mampu tumbuh tinggi menjulang. Namun mendapatkan pohon yang mampu tumbuh tinggi perlu beberapa usaha lebih. Bahkan pengalaman telah menunjukkan bahwa hal ini perlu dilakukan perawatan sejak bibit durian disemai. Dengan begitu bakal pohon yang akan memproduksi bibit mampu memperoleh batang yang lurus dan kuat.

Memotong Cabang Bibit Durian Bawor Secara Teratur


Hal pertama yang perlu dilakukan untuk mendapatkan batang bibit durian yang kuat dan lurus adalah memotong cabang-cabang baru secara teratur. Hal ini bisa dilakukan ketika bibit telah berusa lebih dari enam bulan. Di usia tersebut biasanya bibit durian bawor telah memiliki percabangan. Guananya adalah untuk memfokuskan pertumbuhan batang bibit lurus ke atas. Dengan meminimalkan percabangan maka nutrisi yang diserap dari akar akan difokuskan untuk menaikkan tinggi bibit durian bawor.

Membuat Penyangga Sementara

Kiat berikutnya agar batang bisa tumbuh dengan lurus adalah dengan membuat penyangga. Penyangga ini bisa berupa ranting lurus yang diikatkan ke batang bibit durian. Tujuannya adalah untuk menstabilkan posisi batang bibit agar tetap tegak ke atas. Penyangga ini juga bisa digunakan untuk batang yang bengkol sejak awal tumbuh. Dengan begini batang bibit durian bawor Anda akan mampu tumbuh secara maksimal.

Membuat Tatakan yang Stabil

Hal yang mesti sering diperhatikan adalah posisi bibit durian ketika masih dalam masa penyemaian. Jika anda menggunakan polybag, maka anda perlu menyiapkan tatakan agar posisi kantong-kantong bibit durian bawor anda tetap stabil sepanjang waktu. Mengarahkan pucuk bibit durian ke atas adalah yang terbaik.
Di samping semua kita tersebut, anda juga perlu memeriksa kondisi bibit durian secara berkala. Hal ini untuk menjaga jika sewaktu-waktu posisi bibit berubah atau munculnya percabangan baru. Dengan begitu harapan untuk mendapatkan batang bibit tegak lurus yang menghasilkan panen melimpah bisa terpenuhi. Teliti sejak dini adalah usaha yang mesti dilakukan oleh para petani durian. 
bibit durian


Minggu, 10 Juni 2018

Budidaya Bibit Durian Bawor dengan Metode Okulasi


Budidaya Bibit Durian Bawor dengan Metode Okulasi


Bibit Durian, _ Ada dua metode untuk membudidayakan bibit durian bawor, yaitu generatif dan vegetatif. Budidaya generatif sering juga disebut dengan budidaya tradisional. Hal ini dilakukan dengan menanam biji bibit durian secara langsung. Budidaya metode kedua adalah vegetatif yang bisa dilakukan dengan cara okulasi dan pencangkokan pada batang tanaman durian secara langsung. Kali ini kita akan mengulas langkah-langkah budidaya bibit durian dengan cara okulasi.

Okulasi Dilakukan dengan Cara Menyambung Batang Bibit Durian

Durian bawor adalah varietas yang dihasilkan dari cara pembudidayaan okulasi. Yaitu dengan menyambungkan dua batang bibit durian yang berjenis berbeda. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan bibit jenis baru yang lebih unggul, baik dalam rasa, produktifitas buah, hingga ketahanan pohonnya. Karena itu yang pertama mesti Anda siapkan adalah dua jenis bibit yang memenuhi kriteria tersebut.

Pilih Dua Jenis Bibit yang Berbuah Enak dan Berbatang Kuat

Bila Anda belum memiliki pengalaman terkait cita rasa durian, saya sarankan Anda memilih bibit durian montong sebagai bakal bibit durian bawor. Bibit durian jenis montong adalah yang paling banyak digunakan untuk menghasilkan bibit durian bawor. Hal itu karena bibit jenis ini bisa menghasilkan buah yang enak dan disukai banyak orang.
Berikutnya adalah mencari bibit durian yang tumbuh di sekitar Anda. Dengan mengkombinasikan bibit durian montong dengan durian lokal diharapkan bibit yang dihasilkan akan mudah beradaptasi dan hidup subur di lingkungan Anda. jika Memungkinkan, carilah jenis yang kokoh batangnya sehingga mampu untuk menopang pertumbuhan bibit durian dengan baik.
bibit durian


Tiga Batang Pangkal untuk Satu Pohon

Durian bawor pengembangan standar memiliki tiga pangkal batang yang digunakan untuk menopang satu ujung utama. Jika Anda masih ragu pada kekuatan batang pohon bibit durian lokal, bisa saja Anda menambahkan pangkal lebih dari tiga. Hal ini untuk memastikan bahwa bibit yang Anda tanam tumbuh dengan baik. Itulah langkal awal untuk pembibitan durian bawor. Langkah berikutnya akan kita bahas di artikel Cara Mengokulasi Batang Bibit Durian Bawor.

Jumat, 08 Juni 2018

Kiat Merawat Bibit Durian Bawor


Cara Sederhana Merawat Bibit Durian Bawor

Bibit Durian, _ Untuk Anda yang berniat untuk budidaya durian bawor, ada beberapa hal penting yang perlu diketahui agar tanaman Anda tumbuh dengan baik. Mulai dari penyiraman, pemupukan, hingga pengaturan sinar matahari adalah hal yang penting. Pemeliharaan yang baik akan menunjang pertumbuhan bibit durian Anda sehingga mampu tumbuh dengan subur dan berbuah lebat.

Intensitas Penyiraman Bibit

Hal pertama yang mesti Anda perhatikan adalah intensitas dalam menyiram bibit durian bawor. Karena durian adalah jenis tanaman yang cukup sensitif terhadap air, maka hal ini perlu diperhatikan dengan saksama. Untuk penyiraman bibit durian bawor biasanya dilakukan tiap pagi dan sore. Dengan catatan penyiraman tersebut jangan sampai air menggenang. Hal ini sangat rawan terhadap bibit karena bisa membuat akar dan pangkal bibit membusuk.
bibit durian

Pemupukan yang Tidak Berlebihan

Meskipun tiap tanaman membutuhkan pupuk, tak terkecuali bibit durian bawor, namun hal ini tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Kiat yang paling utama adalah dengan mencampur tanah yang dipakai untuk bibit Anda dengan pupuk kandang. Hal ini telah cukup untuk menjadi pupuk dasar yang mampu menopang pertumbuhan bibit. Pupuk tambahan lainnya bisa Anda berikan dengan kadar rendah agar pertumbuhan semakin cepat. Intensitas yang dianjurkan untuk pemupukan tambahan adalah dua minggu hingga sebulan sekali saja.

Penjagaan dari Sinar Matahari

Selain rentan atas genangan air, bibit durian bawor juga sangat sensitif terkena sinar matahari secara langsung. Karena sinar matahari secara langsung mampu membakar daun bibit durian yang masih muda tersebut. Karena itu pengaturan atas intensitas sinar matahari ini perlu dilakukan. Karena pada dasarnya tiap pohon membutuhkan sinar matahari untuk tumbuh secara normal.
Dengan perawatan yang baik seperti di atas, kemungkinan bibit tumbuh dengan baik semakin besar. Agar pertumbuhannya maksimal Anda juga perlu memotong beberapa cabang agar batang bibit durian bawor tumbuh lurus ke atas. Dengan begitu pertumbuhan bibit akan maksimal hinga dewasa. Percabangan yang tak perlu hanya akan mengganggu pertumbuhan bibit untuk mampu mencapai ketinggian dan konsentrasi yang baik dari durian bawor. 

Kamis, 07 Juni 2018

Apa Ciri Ciri Bibit Durian Bawor?


Ciri-ciri Bibit Durian Bawor


Bibit Durian, Banyak orang ingin membudidayakan durian bawor. Tapi seringkali mendapati halangan karena belum tahu dan mampu membedakan mana bibit durian bawor dan mana yang tidak. Hal ini penting agar Anda yang ingin menanam bibit durian bawor tidak salah pilih. Karena pemilihan bibit yang baik adalah langkah penting pertama yang akan menentukan kesuksesan budidaya durian Anda. Berikut ini dua ciri mencolok yang membedakan mana bibit durian bawor dan mana yang tidak.

Bibit Durian yang Berkaki Banyak


Durian bawor adalah adalah salah satu varietas bibit hasil pengembangan okulasi. Melalui metode okulasi yang menyambungkan dua batang jenis durian berbeda ini maka ciri-ciri utamanya adalah pada batang bibit itu sendiri. Durian bawor seringkali menggunakan pangkal batang (kaki) lebih dari satu. Kebanyakan bibit durian bawor memakai tiga kaki, tapi juga bisa lebih dari itu. Oleh karena itu jika mendapati bibit yang memiliki pangkal batang banyak, bisa diasumsikan bahwa itulah bibit durian bawor yang Anda cari.
bibit durian

Bibit Durian yang Berdaun Lebar


Ciri berikutnya dari bibit durian bawor terdapat pada daunnya. Karena pada dasarnya daun durian berbentuk sama, Anda perlu lebih saksama ketika melihatnya. Yang jelas adalah bibit durian bawor memiliki daun yang lebih lebar dibanding dengan bibit durian jenis yang lainnya. Membandingkan ukuran daun bibit durian bawor dengan bibit lainnya adalah cara yang cukup efektif jika anda belum tahu ukuran standar daun bibit durian. Selain itu Anda juga bisa menyimak lebih detail pada lembaran daun bibit durian bawor yang memiliki tiga percabangan. Itu untuk memastikan bibit durian tersebut adalah bibit durian bawor yang Anda cari.
Itulah dua ciri utama yang mencolok dari bibit durian bawor. Karena bibit durian bawor adalah hasil pengembangan, maka Anda juga perlu teliti memilih kualitas dari penyambungan batangnya. Dengan memilih bibit yang berbatang lurus serta berdaun lebat akan menjamin ketangguhan bibit durian bawor Anda. Akhirnya, selamat berbudidaya dan semoga sukses menanam durian bawor.

Rabu, 06 Juni 2018

Tips Memilih Bibit Durian Terbaik


Memilih Bibit Durian Bawor Terbaik

Bibit Durian, Durian bawor adalah salah satujenis durian yang cukup digemari di Indonesia. Karena citarasa dan ketahanannya yang terkenal bagus maka tidak heran banyak peminatnya. Durian bawor sendiri adalah jenis durian hasil pengembangan. Dengan menggunakan metode penyambungan batang, durian jenis ini menggabungkan jenis durian montong orange di atas dengan batang durian jenis lain dibawah yang berfungsi sebagai pokok penyangga.
Oleh karena itu tidak semua orang bisa mengembangkan bibit durian bawor sendiri. Jalan mudah yang bisa dilakukan adalah dengan membeli ke toko tananaman atau agen penjual bibit pertanian. Untuk itu, Anda yang berminat membeli sebaiknya memperhatikan dengan saksama bibit durian bawor yang hendak Anda tanam nantinya. Beberapa ciri bibit durian bawor yang bagus adalah sebagai berikut.

Ciri Ciri Bibit Durian Bawor

 Pertama, perhatikan batang bibit durian. Batang yang lurus adalah yang paling bagus untuk ditanam. Hal ini menampakkan kesuksesan dan kesempurnaan dalam penyambungan batang. Sehingga diperoleh batang yng kuat dimana akan menopang pertumbuhannya karena mampu menyalurkan nutrisi yang diserap akar ke ranting dan daun.
Kedua, usia bibit yang bisa ditanam biasanya lebih dari enam bulan. Ciri-ciri yang nampak adalah persambungan batang berjarak sekitar 10 cm. kurang dari kisaran itu sangat tidak disarankan untuk ditanam. Karena kemungkinan keberhasilan penyambungannya belum terjamin. Adapun ukuran standar yang bagus untuk batangnya adalah kisaran garis lingkar 1 cm.
bibit durian bawor


Daun Lebar

Ketiga, daun yang tumbuh sudah lebat. Ukuran lebat untuk bbiit durian kisaran 1 tahun adalah 8-10 helai daun. Kerimbunan 8-10 daun telah cukup menopang pertumbuhan bibit durian bawor untuk ditanam di tanah lapang. Pastikan juga daun yang tumbuh berwarna hijau dan tidak berlubang. Hal ini untuk memastikan ketiadaan hama yang menjangkiti bibit durian bawor.
Dengan memperhatikan tiga unsur di atas Anda setidaknya telah mendapat gambaran bagaimana memilih bibit durian bawor yang bagus. Untuk lebih jelasnya mintalah keterangan penjual terkait usia bibit. Akan lebih baik jika usia berada di kisaran 1-2 tahun. Itu akan lebih menjamin bibitdurian bawor tumbuh dengan baik.

Selasa, 05 Juni 2018

Area Yang Cocok Untuk Bertanam Bibit Durian


Durian Bawor Cocok Ditanam di Daerah Pegunungan

Durian sebagai salah satu buah yang digemari karena aroma dan rasanya yang enak ternyata lebih cocok ditanam di daerah pegunungan. Untuk itu bagi Anda yang tertarik bertanam durian bawor alangkah baik  jika Anda memiliki tanah atau ladang di daerah pegunungan. Ada beberapa alasan yang mendasari kenapa durian lebih cocok di daerah pegunungan. Berikut ini beberapa alasan yang mendasarinya.

Bibit Durian Membutuhkan Suhu Dingin

Hal penting yang perlu Anda ketahui adalah kebutuhan bibit durian akan suhu rendah untuk bisa tumbuh dengan baik. Suhu yang dibutuhkan antara 20-30 derajat Celsius. Suhu tersebut untuk wilayah dan iklim seperti  Indonesia biasanya ada di dataran pegunungan. Dengan ketinggian yang cukup dari permukaan laut, suhu ideal tersebut akan menopang pertumbuhan bibit durian.
Butuh Sinar Matahari yang Minim
Meskipun durian adalah salah satu jenis tumbuhan tropis, salah satu karakternya yang unik adalah sedikitnya sinar matahari yang ia butuhkan untuk tumbuh. Bahkan untuk usia bibit durian di bawah tiga tahun tidak disarankan terkena sinar matahari secara langsung. Karena sinar matahari secara langsung mampu membakar daun muda bibit durian yang baru tumbuh. Untuk itu penempatan bibit durian di tempat teduh akan sangat menentukan tumbuh kembang durian.
bibit durian

Bibit Durian Cocok dengan Danah Endapan Abu Vulkanik

Tanah yang terbentuk dari endapan letusan abu vulkanik sangat cocok untuk habitat pertumbuhan durian bawor. Tanah jenis ini biasa  disebut tanah ondosol. Dengan derajat keasaman 5-7, jenis tanah hasil kawah bumi tersebut akan menyuburkan. Keunggulan utama tanah pegunungan adalah kandungnnya akan tanah liat dan debu yang seimbang. Pergabungan dua jenis tanah tersebut lebih mampu mengikat air dibanding jenis tanah lainnya.
Selain tiga alasan tersebut ada juga keunggulan tanah pegunungan lainnya, yakni  kadar airnya yang tidak terlalu tinggi. Kadar air yang sedang ini membuat akar bibit durian bawor tidak mudah membusuk karena terendam air. Untuk itu bagi Anda yang hnedak bertanam durian bawor disarankan untuk teliti mengatur kadar air di habitat tumbuh durian bawor.

Tanah Yang Bagus Untuk Penyemaian Bibit Durian Bawor


Menyiapkan Tanah untuk Penyemaian Bibit Durian Bawor

Bibit durian, Tanah yang tepat adalah bahan utama untuk kesuksesasan penyemaian bibit durian bawor. Sebagaimana kita tahu bahwa bibit durian bawor tidak bisa tumbuh di sembarang tempat dan di setiap jenis tanah. Tanah yang paling cocok untuk pembibitan durian bawor adalah tanah Grumosol atau Ondosol. Dua jenis tanah ini kebetulan cukup merata terdapat di seluruh Indonesia. Jadi Anda tidak perlu khawatir kesulitan mendapatkannya.
Tanah jenis Grumusol adalah tanah yang tersusun dari lempung-lempung halus. Biasanya tanah ini berwarna agak abu-abu sampai hitam. Ini adalah jenis tanah subur yang cocok untuk pertanian dan perkebunan.  Secara umum tanah jenis ini terdapat di pulau Jawa, Madura, Nusa Tenggara, dan Sulawesi  bagian selatan.

Jenis tanah yang kedua adalah Ondosol. Yakni berupa tanah yang terbentuk dari endapan abu vulkanik pegunungan. Tak heran tanah ini mudah dijumpai di dataran tinggi pegunungan. Secara umum tanah ini cocok ditanami apa saja, karena tingkat kesuburannya sangat tinggi. Untuk daerah lereng gunung api seperti sekitaran Merapi-Yogyakarta, Bromo-Jawa Timur dan gunung api lainnya tanah ini tak sulit diperoleh dengan cuma-cuma.

Dua jenis tanah di atas kemudian bisa dicampuri pupuk kandang jika untuk pembibitan durian bawor. Campurannya dalam kisaran perbandingan 1:1. Tanah yang telah dicampur kemudian langsung saja dimasukkan ke dalam polibag (kantong plastik) ukuran sedang atau kecil jika ingin menanamnya dalam jumlah besar. Setelah tanah dalam polibag siap, tempatkan di bawah atap yang melindunginya dari sinar matahari secara langsung.

Agar Bibit Durian Bebas dari Hama 

bibit durian

Sebagai tambahan untuk menjaga bibit dari jamur, tanah untuk pembibitan juga sebaiknya diberi anti-jamur atau fungisida. Pemberian anti-serangga atau intekstisida juga bisa dilakukan jika sekiranya di lingkuan sekitar Anda banyak terdapat semut atau serangga yang mungkin memakan bibit durian yang akan disemaikan. Setelah semua persiapan tersebut selesai barulah bibit durian siap untuk ditanam. Jangan lupa untuk menjaga suhu tetap rendah dan ketersediaan air dengan disiram secara berkala setiap hari.