Senin, 04 Juni 2018

Cara Perawatan Bibit Durian


Teknik perawatan bibit durian

Bibit durian dari berbagai varietas dapat tumbuh dengan baik apabila dirawat dengan baik pula. Kurang perawatan dapat menyebabkan bibit tidak tumbuh optimal, tanaman dapat terlihat layu dan tidak segar. Lebih parahnya apabila bibit yang di tanam dengan susah payah sampai mati begitu saja.  Tentu apa yang sudah di kerjakan, tenaga yang sudah di curahkan  dengan sepenuh hati akan sia-sia saja.
Perawatan sangat penting guna dapat menentukan pemeliharaan atau penanganan yang tepat untuk budidaya durian. Kerja keras dan kesungguhan hati pelaku budidaya durian untuk terus belajar juga harus terus di pupuk. Di butuhkan kesabaran dalam budidaya durian terlebih pada fase antara 0 sampai 3 tahun. Penanam bibit durian bisa merawat tanaman nya agar tetap hidup pada fase-fase tersebut.

Teknik perawatan bibit durian unggul

Perawatan bibit durian memerlukan teknik teknik tertentu yang harus di perhatikan. Diantara nya adalah :
1.)    Penjarangan dan penyulaman
Penjarangan dilakukan apabila bibit durian yang di tanam sudah dewasa dan menghasilkan buah. Penjarangan buah bertujuan untuk mencegah kematian dan menghemat energy. Penjarangan di lakukan bersamaan dengan proses pengguguran bunga.
Begitu selesai gugur bunga, keesokan harinya harus dilakukan penjarangan jangan sampai di tunda. Penjarangan dapat di lakukan dengan menyemprotkan hormon (Auxin A) pada saat bunga umur 1 bulan. Jumlah buah yang di jarangkan kurang lebih 50-60 % dari seluruh buah yang ada.
bibit durian

2.)    Penyiangan
Penyiangan bertujuan untuk menghindari persaingan antara tanaman dan rumput di sekeliling bibit selama masa pertumbuhan. Penyiangan dapat dilakukan kurang 1 meter dari bibit durian.
3.)    Pemangkasan / perempelah
Dapat dilakukan mulai pangkas akar, baik dilakukan saat tanaman mulai berbunga, paling lambat 2 minggu setelah berbunga. Peremajaan juga perlu dilakukan. Tanaman tua yang sudah tidak produktif perlu di ganti dengan bibit durian baru.
4.)    Pemupukan
Pemupukan penting dilakukan dengan mengetahui cara pemupukan, jenis pupuk dan dosis yang di berikan.
5.)    Penyiraman dan pengairan
Bibit durian perlu banyak air pada awal-awal pertumbuhannya, pada masa awal bibit durian harus di siram sehari sekali. Akan lebih banyak air yang di butuhkan saat penanam pada musim kemarau.
6.)    Penyemprotan prestisida
Untuk mendukung pertumbuhan, setiap dua minggu sekali bibit durian di semprot ZPT (Atonik) dengan dosis 1 cc/liter air di tambah metalik 0,5 cc/liter. Untuk mencegah serangga dapat di gunakan basudin sedang untuk cendawan bisa dengan fungisida.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar