Jumat, 24 Maret 2017

Mengenali Tanda-Tanda Durian Siap Panen

Mengenali Tanda-Tanda Durian Siap Panen
Setelah bibit durian ditanam dalam waktu tertentu, hal yang ditunggu tentu saja saatnya menanen. Pemanenan adalah tahap yang penting dalam berkebun durian. Pada tanaman yang sudah tua jumlah durian  yang dapat dipanen dalam satu pohon berkisar 60-70 butir pertahun dengan bobot rata-rata 2,7 Kg. Apabila diinginkan jumlah buah yang lebih banyak akan berisiko pada penurunan bobot buah. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika akan dilakukan pemanenan buah durian di antaranya adalah ciri buah yang siap panen, waktu pemanenan yang tepat dan cara pemetikan yang benar.
1.      Ciri dan Umur Panen
Waktu panen pada durian umumnya berbeda-beda, tergantung pada jenis variates dan asal bibit.  Pada umur 8-10 tahun, durian lokal yang berasal dari okulasi atau sambung pucuk sudah mulai berbunga. Sementara pada durian genjah, seperti chanee dan montong, tanaman sudah bisa menghasilkan buah pada umur 4-5 tahun sejak ditanam dengan bibit yang sama dari okulasi atau sambung pucuk.
            Buah durian akan mengalami tingkat kematangan sempurna pada 4 bulan setelah bunga mekar. Namun demikian, lama pematangan buah juga tergantung pada variatesnya. Pada durian monthong buah akan matang sekitar 125-135 hari setelah bunga mekar, sedangkan durian  chanee 110-116 hari setelah buah mekar.
Tanda-tanda buah dapat dipanen dapat dilihat dari segi fisiknya, sebagai berikut.
            - ujung duri pada kulit buah berwarna cokelat tua
            - garis-garis diantara duri terlihat lebih jelas dan warnanya menjadi gelap
            - Tangkai buah lunak dengan ruas-ruas yang membesar dan mudah dibengkokan
            - buku-buku ditangkai buah membengkak
- tercium khas aroma durian yaitu harum
- Bila diketuk terdengar seperti memukul gentong yang berisi air yaitu kasar dan    bergema
Secara alami, buah durian yang matang di pohon akan jatuh dengan sendirinya. Oleh karenannya, untuk menghindari kerusakan karena jatuh sebaiknya buah durian diikat pada bagian tangkainya sewaktu masih ada di pohon menggunakan tali rafia. Pada buah yang ditujukan untuk ekspor sebaiknya pemanenan dilakukan ketika tingkat kematangan 80%. Pada tingkat kematangan ini, buah durian dapat disimpan hingga 2-3 minggu. Sementara jika pasar buah adalah pasar lokal, sebaiknya pemanen dilakukan pada tingkat kematangan 100%. Orang Indonesia menyukai buah yang matang dipohon sedangkan orang thailand lebih menyukai buah yang hampir matang.