Istimewanya Durian Bawor




Istimewanya Durian Bawor 

Durian Bawor merupakan salah satu jenis durian ungul yang sudah banyak di budidayakan di Indonesia. Durian bawor ini juga disebut-sebut sebagai pesaing durian montong. Bahkan durian bawor ini seringkali orang menyebut sebagai durian montong oreng.
Awal mula penamaaan durian bawor sendiri tidak lepas dari sosok Sarno Ahmad Darsono, salah seorang guru sekolah dasar di Banyumas. Nama Bawor sendiri terinspirasi dari salah satu tokoh punakawan. Bawor merupakan sebutan bagi sosok  punakawan Bagong, adik dari Petruk. Nama buah durian Bawor sendiri jika ditelisik lebih mendetail merupakan representasi dari bentuk tubuh Bagong yang gempal dan memiki perut besar.
Sosok  Sarno sebagai penemu Durian Bawor juga tidak lepas dari pengalaman hidup beliau semasa kecil yang seringkali menemani sang ayah kala mencari durian hingga kepelosok desa. Alhasil, Sarno sangat lihai membedakan berbagai macam durian. Bahkan, hanya dengan memegang dan mencium baunya saja, beliau sudah paham untuk menentukan mana durian yang matang atau belum dan mana durian yang manis dan yang bukan. Jadi naluri penciumannya yang terlatih puluhan tahun itu menjadikan sosok Sarno paham betul kualitas durian.
Salah satu keistimewaan Durian Bawor adalah memiliki daging buah yang tebal berwarna oranye dan memiliki biji yang relatif kecil dibandingkan jenis durian yang lainya. Rasa dari buah durian bawor sendiri cenderung manis legit dan kadangkala rasanya agak sedikit pahit. Sedangkan berat durian bawor sendiri rata-rata 6 sampai 9 Kg. Bahkan, berat maksimalnya bisa mencapai 15 kg.
Menanam dan membudidayakan jenis durian bawor sendiri memiliki keunggulan tersendiri  di antaranya adalah cocok di tanam di dataran rendah (6-600mdpl). Sedangkan pohonya tidak mudah roboh karena ada tambahan kaki baru. Karakteristik bibit durian bawor yang siap untuk di tanam dan dibudidayakan biasanya memiliki batang yang disambung langsung dengan tanaman durian lain yang menjadi “kaki baru”. Tujuanya adalah untuk menambah cepat pertumbuhan tanaman. Hal ini dikarenakan serapan unsur hara yang lebih banyak karena memiliki banyak kaki.

Komentar

  1. terbukti daging nya memang mantap dan tebal

    http://goldengamat.biz
    http://obatasamlambung.store/
    http://bit.ly/2Irvu0h
    http://bit.ly/2It97aA
    http://bit.ly/2I6mrm3
    http://bit.ly/2G6nixi

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenali Tanda-Tanda Durian Siap Panen

Cara Membuat Bibit Durian dengan Semai Batang Bawah

Membuat durian berbuah di luar musim