Langsung ke konten utama

Hama yang biasa Menimpa Budidaya Durian (bagian 1)



 Hama yang biasa Menimpa Budidaya Durian (bagian 1)

 Ulat penggerek Bunga

Ulat penggerek bunga adalah salah satu hama yang biasa menyerang tanaman, termasuk pada tanaman durian. Ulat penggerek bunga memiliki ciri ciri warna tubuhnya hijau seperti daun dan kepalanya merah coklat. Setelah menjadi kupu kupu berwarna merah sawo agak kecoklatan abu abu dan bertubuh langsing.

Gejala yang diakibatkan dari adanya hama ini adalah kuncup bunga yang terserang akan rusak dan putiknya banyak yang berguguran. Demikian pula benang sari dan tajuk bungannya pun rusak semua, sedangkan kuncup dan putik patah karena luka digerek ulat. Tanaman durian yang terkena hama ini berpotensi menular dan menyebar ke tanaman lain bila tidak segera ditangani.

Lalu pertanyaanya, bagaimana cara mengendalikannya? Tenang saja pengendaliannya tentu saja secara alami adalah menaruh preadtor pemakan hama seperti semut rangrang di tanaman kebun durian anda. Cara alami ini dipercaya lebih aman dan bisa mencegah terjadinya hama.

Namun bila anda menginginkan cara cepat bisa dengan menyemprotkan obat obatan seperti supracide 40 EC, Nuvacrom SWC, perfekhthion 400 EC (Eimetoat 400 gram/ liter.


 Anda tertarik budidaya durian unggul? Kami siap membantu anda dengan menyediakan aneka macam bibit durian unggul seperti bibitdurian montong, bibit durian bawor, bibit durian menoreh, bibit durian musangking dan bibit durian petruk dengan harga terjangkau dan murah. Siap melayani pengiriman ke seluruh Indonesia dengan jalur travel, kereta api dan pesawat. 

hama budidaya durian

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membuat Bibit Durian dengan Semai Batang Bawah

Cara Membuat Bibit Durian

Sejatinya, perbanyakan tanaman durian dapat dilakukan dengan dua cara; yakni secara generatif dengan menggunakan bagian tanaman (akar, batang dan daun). dan kedua adalah dengan perbanyakan vegetatif yakni berupa stek, anakan, okulasi, sambungan dan kultur jaringan.
Okulasi , sambungan stek, stek sambung mempunyai keunggulan karena dapat menggabungkan dua sifat yang diinginkan dari dua individu tanaman yang berbeda sehingga disebut juga sebagai cara perbanyakan vegetatif dengan perbaikan.

keunggulan perbanyakan vegetatif lainnya khususnya sambung pucuk pada tanaman durian adalah dapat dilakukan lebih awal pada persemaian batang bawah yang baru berumur dua bulan dengan tingkat keberhasilan sambungan tinggi, yakni sekitar 80 %. Dengan teknik sambung pucuk, para petani penangkar benih tanaman durian memperoleh mutu dalam waktu yang singkat.

Di samping itu, dengan cara seperti ini mutu genetik dapat dipertahankan  bahkan ditingkatkan dan diperoleh pohon yang dapa…

Mengenali Tanda-Tanda Durian Siap Panen

Mengenali Tanda-Tanda Durian Siap Panen Setelah bibit durian ditanam dalam waktu tertentu, hal yang ditunggu tentu saja saatnya menanen. Pemanenan adalah tahap yang penting dalam berkebun durian. Pada tanaman yang sudah tua jumlah durian  yang dapat dipanen dalam satu pohon berkisar 60-70 butir pertahun dengan bobot rata-rata 2,7 Kg. Apabila diinginkan jumlah buah yang lebih banyak akan berisiko pada penurunan bobot buah. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika akan dilakukan pemanenan buah durian di antaranya adalah ciri buah yang siap panen, waktu pemanenan yang tepat dan cara pemetikan yang benar. 1.Ciri dan Umur Panen Waktu panen pada durian umumnya berbeda-beda, tergantung pada jenis variates dan asal bibit.  Pada umur 8-10 tahun, durian lokal yang berasal dari okulasi atau sambung pucuk sudah mulai berbunga. Sementara pada durian genjah, seperti chanee dan montong, tanaman sudah bisa menghasilkan buah pada umur 4-5 tahun sejak ditanam dengan bibit yang sama dari okulasi ata…

Membuat durian berbuah di luar musim

Membuat durian berbuah di luar musim
Secara umum, tanaman durian mulai berbuah di bulan Agustus sampai November. Namun, seiring perkembangan zaman, kini durian bisa dkembangkan dan dipanen tanpa mengenal musim. Anda tentu penasaran bagaimana cara membuat durian tetap berbuah, walau di luar musim? Berikut ulasannya
Pertama, cara mekanis. Cara ini sudah banyak dilakukan oleh nenek moyang kita yang berkebun durian sejak lama. Pada prinsipnya, cara mekanis ini mengubah perbandingan unsur karbon dan nitrogen dalam tanaman. Nah, cara mekanis ini bisa dilakukan dengan lima cara berikut ini. Pertama, kerat. Yaitu dengan mengerat pembuluh floem (kulit pohon) secara melingkar sepanjang lingkaran pohon sampai terlihat pembuluh xylem (kayu pohon). Kedua, Pruning. Yaitu dengan memangkas daun, cabang dan ranting pohon gundul atau hanya menyisakan sedikit daun (kira kira 100 daun untuk 1 kg buah)
Ketiga, pelukaan. Yaitu dengan melukai pembuluh floem dengan benda tajam. Bentuknya bisa dengan mengerok, m…